Masyarakat dan Kesiapsiagaan Bencana: Perubahan Sosial Pascabencana di Batu Busuk, Kecamatan Pauh
DOI:
https://doi.org/10.24036/scemp.v3i1.547Keywords:
Bencana, KesiapsiagaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat sebelum bencana, menganalisis dampak bencana terhadap kehidupan sosial dan ekonomi, mengidentifikasi bentuk solidaritas dan gotong royong masyarakat pasca bencana, serta mengetahui peran bantuan pemerintah dan harapan masyarakat dalam proses pemulihan pasca bencana. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serta munculnya perubahan sosial setelah terjadinya banjir bandang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat terdampak bencana. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat sebelum bencana masih rendah karena kurangnya pengetahuan mitigasi bencana dan tidak adanya sistem peringatan dini. Bencana banjir bandang memberikan dampak besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, seperti kerusakan rumah, hilangnya mata pencaharian, serta terganggunya aktivitas masyarakat. Namun, pasca bencana terjadi peningkatan solidaritas sosial dan gotong royong masyarakat dalam proses pemulihan lingkungan. Selain itu, bantuan pemerintah dan relawan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung proses pemulihan pasca bencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









