Resiliensi Masyarakat terhadap Perubahan Sosial Pasca Bencana Galodo di Lubuk Minturun
DOI:
https://doi.org/10.24036/scemp.v3i1.575Keywords:
Resiliensi Masyarakat, Perubahan Sosial, Pascabencana, Solidaritas Sosial, GalodoAbstract
Bencana galodo tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. Pascabencana, masyarakat dihadapkan pada perubahan kondisi lingkungan, terganggunya aktivitas ekonomi, serta munculnya rasa takut dan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya bencana kembali. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami resiliensi masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah tujuh orang informan masyarakat terdampak Galodo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami perubahan sosial pada kondisi lingkungan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial pascabencana Galodo. Meskipun masyarakat mengalami ketakutan, kerugian material, dan penurunan aktivitas ekonomi, masyarakat tetap mampu membangun resiliensi sosial melalui kegiatan gotong royong, solidaritas sosial, mempertahankan mata pencaharian, serta dukungan dari pemerintah dan relawan dalam proses pemulihan pascabencana. Penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi masyarakat pascabencana Galodo tidak hanya terlihat dari kemampuan masyarakat bertahan menghadapi krisis, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan solidaritas sosial dan keberlangsungan kehidupan sosial di tengah perubahan sosial akibat bencana.Bencana galodo tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. Pascabencana, masyarakat dihadapkan pada perubahan kondisi lingkungan, terganggunya aktivitas ekonomi, serta munculnya rasa takut dan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya bencana kembali. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami resiliensi masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah tujuh orang informan masyarakat terdampak Galodo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami perubahan sosial pada kondisi lingkungan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial pascabencana Galodo. Meskipun masyarakat mengalami ketakutan, kerugian material, dan penurunan aktivitas ekonomi, masyarakat tetap mampu membangun resiliensi sosial melalui kegiatan gotong royong, solidaritas sosial, mempertahankan mata pencaharian, serta dukungan dari pemerintah dan relawan dalam proses pemulihan pascabencana. Penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi masyarakat pascabencana Galodo tidak hanya terlihat dari kemampuan masyarakat bertahan menghadapi krisis, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan solidaritas sosial dan keberlangsungan kehidupan sosial di tengah perubahan sosial akibat bencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









