Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital: Revitalisasi Pembelajaran Surau di Masjid Alfurqon Muaro Penjalinan Padang

Authors

  • Adellia Mutiara Putri Universitas Negeri Padang
  • Gusmira Wita Universitas Negeri Padang
  • Elsa Putri Hardyanti Universitas Negeri Padang
  • Fara Aisyah Zalma Universitas Negeri Padang
  • Riva Nasrila Universitas Negeri Padang
  • Fauzi Ariansyah Universitas Negeri Padang
  • Sri Rahayu Ermadini MGMP Sosiologi Kabupaten Padang Pariaman

DOI:

https://doi.org/10.24036/scemp.v3i1.652

Keywords:

Era digital, Kearifan lokal, Pendidikan karakter, Revitalisasi, Smart Surau

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan pola perilaku generasi muda yang lebih banyak menghabiskan waktu di ruang digital dibandingkan mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong lembaga pendidikan tradisional, termasuk surau, untuk melakukan adaptasi agar tetap relevan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis revitalisasi pembelajaran surau melalui program Smart Surau di Mesjid Al-Furqon Muaro Penjalinan Padang dalam mempertahankan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian Studi Kasus. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 10 orang yang terdiri dari guru TPQ, pengurus mesjid, santri, dan orang tua santri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi pembelajaran surau dilakukan melalui penggunaan teknologi digital sederhana seperti absensi digital, media visual pembelajaran, dan grup WhatsApp tanpa menghilangkan pembelajaran agama, pendidikan adab, serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Minangkabau. Pemanfaatan media digital membuat anak-anak lebih tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran dan keagamaan di surau. Selain itu, kegiatan surau juga tetap membentuk karakter anak melalui penanaman nilai disiplin, sopan santun, tanggung jawab, serta pengawasan penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program Smart Surau menjadi bentuk adaptasi lembaga pendidikan tradisional terhadap perkembangan era digital tanpa menghilangkan fungsi surau sebagai ruang pendidikan karakter dan pewarisan nilai budaya lokal masyarakat Minangkabau.

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Adellia Mutiara Putri, Gusmira Wita, Elsa Putri Hardyanti, Fara Aisyah Zalma, Riva Nasrila, Fauzi Ariansyah, & Sri Rahayu Ermadini. (2026). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital: Revitalisasi Pembelajaran Surau di Masjid Alfurqon Muaro Penjalinan Padang. Social Empirical, 3(1), 120–128. https://doi.org/10.24036/scemp.v3i1.652